Abrasi pantai sesai panjang Desa Simpang Ayam makin memburuk
SIMPANG AYAM - Tepatnya tahun belakangan ini, abrasi di pantai sesai panjang Desa Simpang Ayam makin memburuk dan meresahkan warga Desa Simpang Ayam, yang terutama para kelompok petani kebun nanas.
Kebun nanas petani yang letak kebun nya tepat di pinggir pantai sesai panjang sudah sekitar 4 hektar lebih terkena abrasi yang semakin hari semakin parah.
Para petani kebun nanas pun mulai resah, karna apa bila abrasi ini terus memburuk, bakal berdampak buruk bagi petani, karna apa bila ini terus di biarkan, maka lambat laun kebun para petani nanas yang ada di pinggiran pantai akan habis terkikis abrasi.
Apa bila hal ini terjadi, maka bagi kelompok petani nanas akan makin berkurang jumlah tanah yang mereka miliki.
Bapak Surip, selaku ketua kelompok petani nanas ini mengatakan "Apa bila abrasi ini kian di biarkan begitu saja, maka akan sangat merugikan bagi kelompok kami, bukan hanya itu saja, untuk pelanggan yang mengambil hasil nanas kepada kami akan berkurang" ujar Bapak Surip selaku ketua kelompok.
Kami berharap agar Pemerintah bisa mengatasi hal ini agar tidak makin memburuk, memang batu pemecah ombak di pantai sudah ada, tetapi hanya beberapa meter saja, hal itu menurut kami tidak bisa mengatasi ombak yang begitu dahsyat.
Kepala Desa Simpang Ayam Bapak Mujiono mengatakan "Kami dari Pemerintah Desa Simpang Ayam juga berusaha untuk mengatasi hal ini, dari mengajukan ke Dinas Provinsi, Kecamatan bahkan Kabupaten" ujar Kepala Desa Simpang Ayam.
Saya berharap agar para petani kebun nanas untuk bersabar, karna semua nya butuh proses yang panjang dan butuh support dan doa.
PEMERINTAH DESA SIMPANG AYAM MELAKSANAKAN PELATIHAN KELEMBAGAAN MASYARAKAT DESA
PUBLIKASI INFORMASI LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN APBDES SEMESTER 1 TA 2024
PUBLIKASI INFORMASI RKPDES TA 2024
PUBLIKASI INFORMASI APBDES TA 2024